dialektis.id – PONTIANAK. Turnamen Bahlil Cup Futsal Series I resmi ditutup dengan meriah di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Selasa (20/10/2026). Kompetisi futsal antarpelajar tingkat SD hingga SMA sederajat se-Kalimantan Barat ini menjadi ajang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan, mengasah bakat, sekaligus memperkuat semangat sportivitas melalui olahraga.
Antusiasme pelajar terhadap turnamen perdana ini terlihat dari partisipasi puluhan tim yang mewakili berbagai sekolah di Kalimantan Barat. Secara keseluruhan, kompetisi diikuti 24 tim tingkat SD, 21 tim tingkat SMP, dan 24 tim tingkat SMA sederajat. Selain pertandingan futsal, kegiatan ini turut dimeriahkan oleh tiga tim sorak etnik Nusantara yang menambah semarak suasana kompetisi.
Puncak Bahlil Cup Futsal Series I berlangsung melalui pertandingan grand final yang menyajikan persaingan kompetitif antartim. Para pemain menunjukkan kemampuan, kekompakan, dan determinasi untuk meraih kemenangan, sementara dukungan peserta, pendamping, dan penonton turut membangun atmosfer pertandingan yang penuh semangat. Meski berlangsung sengit, kompetisi ini juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan penghargaan terhadap lawan.
Pada kategori SMA sederajat, SMA Negeri 11 Pontianak berhasil meraih juara pertama, sedangkan SMP Negeri 3 Pontianak keluar sebagai juara pertama tingkat SMP. Adapun kategori SD kelas 3–4 dimenangkan oleh SD Negeri 03 Pontianak Selatan, sementara SD Bawamai berhasil meraih gelar juara pertama kategori SD kelas 5–6. Prestasi tersebut menjadi buah dari kerja keras, latihan, dan kekompakan para pemain dalam menghadapi setiap pertandingan.
Lebih dari sekadar kompetisi, Bahlil Cup Futsal Series I menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarpelajar sekaligus membuka ruang bagi generasi muda Kalimantan Barat dalam mengembangkan potensi dan prestasi di bidang olahraga. Keterlibatan peserta dari berbagai jenjang pendidikan juga menunjukkan pentingnya kompetisi yang inklusif sebagai sarana pembinaan bakat, pembentukan karakter, serta penguatan budaya olahraga sejak usia dini.
Berakhirnya Bahlil Cup Futsal Series I diharapkan menjadi langkah awal bagi penyelenggaraan turnamen futsal pelajar yang berkelanjutan di Kalimantan Barat. Melalui kompetisi semacam ini, semakin banyak pelajar diharapkan memperoleh kesempatan untuk berkembang, berprestasi, dan mempersiapkan diri menjadi atlet muda potensial. Kesuksesan penyelenggaraan turnamen perdana ini sekaligus menegaskan bahwa olahraga dapat menjadi sarana strategis untuk membangun generasi muda yang berprestasi, disiplin, menjunjung sportivitas, dan memiliki semangat kebersamaan.













