Pontianak — Yayasan Karya Dua Anyam (KREALOGI), bekerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan komunitas Gaung Muda, serta didukung oleh The Asia Foundation dan DBS Foundation, menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan bagi lebih dari 2.500 perempuan rentan di Kecamatan Pontianak Utara dan 8.000 perempuan rentan di wilayah Kalimantan Barat. Program ini merupakan upaya untuk mengatasi permasalahan ekonomi dari tingkat rumah tangga sebagai akar permasalahan.
Dalam seremoni bertajuk “Pelatihan dan Pendampingan Bersama 100 Perempuan Rentan” dengan tema “Akselerasi Literasi dan Inklusi Keuangan untuk Perempuan Rentan di Kalimantan Barat, Indonesia” yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Pontianak Utara, turut hadir Camat Pontianak Utara, anggota DPRD Kota Pontianak, serta seluruh lurah se-Kecamatan Pontianak Utara.
Pada kesempatan tersebut, Yayasan Karya Dua Anyam (KREALOGI) selaku mitra pelaksana melaporkan bahwa hingga 31 Juli 2025, pelatihan dan pendampingan telah menjangkau lebih dari 2.000 perempuan rentan di Pontianak Utara. Program ini akan terus berlanjut hingga target 2.500 penerima manfaat tercapai.
Usai seremoni peluncuran program SheCan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pelatihan dan pendampingan yang diikuti oleh 100 perempuan rentan.
Riri Mahmuda (krealogi) menjelaskan, langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh tim She Can yaitu melakukan pelatihan dan pendampingan penguatan kapasitas kewirausahaan (perencanaan usaha) kepada para peserta yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan literasi keuangan. Riri menambahkan terdapat 4 tujuan utama dari program ini, yaitu: (1) Meningkatkan pemahaman literasi keuangan perempuan rentan melalui pelatihan interaktif dan pendampingan; (2) Memfasilitasi perempuan dalam mengakses layanan keuangan formal; (3) Mendampingi peserta agar mampu merencanakan keuangan keluarga dan menyusun anggaran berbasis kebutuhan; dan (4) Mendorong perubahan perilaku finansial yang lebih sehat dan berkelanjutan. Kegiatan ini hadir sebagai tawaran menyelesaikan ekonomi dari bawah, yaitu dari tingkat terkecil “rumah tangga”. Kedepan Krealogi akan terus mengupayakan berbagai kerjasama lintas stakeholder dalam mendukung penyelesaian masalah ekonomi di pontianak utara secara khusus, dan kalimantan barat secara umum
Tim lainnya Siti Khamidah (Ketua LPM Batulayang) menambahkan dalam kegiatan selama ini, antusias peserta di potianak utara sangat tinggi, khususnya perempuan rentan usia 18-50. Saya berharap, kedepannya para keluarga di Pontianak utara dapat berhati-hati dalam pengelolaan keuangan, selalu mengecek kesehatan keuangan dan memiliki perencanaan keuangan keluarga. Di sisi lain, dengan adanya program ini, semoga mulai muncul iklim UMKM yang baik di Pontianak Utara dan Kota Pontianak secara umum. Walaupun demikian, ternyata masih banyak warga yang buta huruf, tetapi hal tersebut tidak mengurangi semangat peserta dalam mulai membenahi ekonomi mereka.
Dari pemaparan tersebut, Indrawan Tauhid CAMAT Pontianak Utara sangat mengapresiasi program she can dan berterima kasih memilih dan menargetkan 2500 warga pontianak utara. Semoga ini berdampak signifikan terhadap penyelesaian permasalahan ekonomi di pontianak utara, dimuali dari tingkat keluarga.
Di sisi lain Evi (47 tahun) sebagai salah satu peserta menyampaikan ucapan terima kasih karena telah dilibatkan sebagai peserta, setelah mengikuti kegiatan ini ia kini telah mengecek kesehatan keuangan keluarga dan telah memiliki perencanaan keuangan keluarga. Kegiatan seperti Ini belum pernah dia ikuti, semoga terdapat kegiatan selanjutnya agar tambah bermanfaat bagi warga sini.
Perlu diketahui, Program SHE CAN adalah program akselerasi Inklusi Keuangan bagi Perempuan Rentan di Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia, yang diselenggarakan melalui aktivitas pelatihan dan pendampingan literasi keuangan. Program ini menargetkan pemberdayaan untuk 80.000 perempuan rentan, dalam kurun waktu 3 tahun masa pelaksanaan, yaitu pada tahun 2025 – 2027.
Secara khusus, Program SHECAN berfokus pada peningkatan kesadaran, keterampilan, dan ketangguhan perempuan dalam menghadapi tantangan sosial dan ekonomi, termasuk melalui edukasi literasi keuangan, pelatihan keterampilan, serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan desa. Perempuan rentan yang kami maksud mencakup: (1) Perempuan kepala keluarga (single parent); (2) Perempuan dengan kondisi ekonomi terbatas; (3) Perempuan yang terdampak kekerasan atau marginalisasi, (4) serta perempuan yang memiliki keterbatasan akses terhadap informasi dan pelatihan. Sedangkan secara umum, program ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah ekonomi dari bawah (botton-up).
Para peserta mendapatkan dua kali pelatihan dan pendampingan, yaitu terkait Literasi keuangan dan pengembangan/perencanaan usaha. Untuk tahun pertama periode 2025 – 2026 program ini yang berkolaborasi dengan Krealogi menyasar 8.000 Perempuan rentan dari total target 80.000 perempuan. Target dari program ini adalah terjadinya peningkatan literasi keuangan bagi setidaknya 75% peserta.
KREALOGI luncurkan Pelatihan dan pendampingan literasi keuangan kepada 2500 perempuan di Pontianak Utara melalui program SHE CAN













