dialektis.id – Kubu Raya – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Program Penanganan Sarana dan Prasarana Permukiman Kumuh di Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (2/3/2026).
Kunjungan tersebut difokuskan untuk memastikan program berjalan sesuai sasaran serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan. Dalam agenda tersebut, kedua menteri berdialog dengan warga dan pemangku kepentingan setempat guna memantau perkembangan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni dan penataan kawasan permukiman.
Dalam keterangannya, Tito menekankan bahwa validitas data rumah tidak layak huni menjadi faktor krusial dalam menentukan arah kebijakan. Ia meminta pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik agar data yang digunakan benar-benar akurat dan sinkron.
Menurutnya, perbedaan angka antara data Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan BPS harus segera diselesaikan melalui rekonsiliasi menyeluruh. Proses pencocokan berbasis nama dan alamat dinilai menjadi solusi untuk menghindari tumpang tindih maupun wilayah yang belum tersentuh program.
“Rekonsiliasi data ini kan sudah by name by address, tinggal dicocokkan saja,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kebijakan tanpa data yang selaras berpotensi tidak tepat sasaran. Karena itu, penyelarasan data menjadi kunci agar program peningkatan kualitas permukiman benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Maruarar Sirait memaparkan berbagai langkah strategis pemerintah dalam mendukung Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memperoleh hunian layak. Di antaranya pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi MBR. Pemerintah juga menghadirkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan guna memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat.
Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas kawasan permukiman, khususnya di daerah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan hunian layak. Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat Kubu Raya.













