PII Mempawah Resmi Dilantik, Regenerasi Pelajar Islam Kalbar Masuk Babak Baru

dialektis.id – MEMPAWAH. Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Kalimantan Barat Periode 2026–2028 resmi melantik Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Kabupaten Mempawah Periode 2026–2027, Sabtu (22/08/2026), di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Pondok Pesantren Ar-Rasyid Mempawah. Pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus penegasan komitmen PII dalam melanjutkan kaderisasi dan penguatan gerakan pelajar di tingkat daerah.

Pelantikan dihadiri sekaligus dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum PW PII Kalimantan Barat Periode 2026–2028, Wahyudi, bersama jajaran PW PII Kalbar. Kehadiran pimpinan wilayah dalam momentum tersebut menunjukkan pentingnya penguatan struktur organisasi di daerah sebagai bagian dari kesinambungan kaderisasi dan perluasan kebermanfaatan PII bagi pelajar serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Wahyudi menegaskan bahwa kepengurusan baru PD PII Mempawah tidak hanya dituntut menjalankan roda organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan gerakan yang relevan dengan kebutuhan pelajar. “Pelantikan ini bukan sekadar pergantian atau pengesahan kepengurusan, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab untuk menghidupkan organisasi. Kami berharap PII Mempawah mampu membangun konsolidasi kader, memperluas ruang pembinaan dan menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelajar,” ujar Wahyudi.

Menurutnya, kekuatan PII tidak semata-mata diukur dari keberadaan struktur organisasi, melainkan dari kemampuan kader untuk tetap bergerak, belajar dan memberikan kontribusi di tengah perubahan zaman. Karena itu, ia mendorong pengurus PD PII Mempawah agar membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, memperkuat basis kaderisasi serta menjadikan sekolah dan lingkungan pelajar sebagai ruang strategis dalam menjalankan misi organisasi.

Sementara itu, Ketua Umum PD PII Kabupaten Mempawah Periode 2026–2027, Syakila Cintiyia Amelia, menyampaikan bahwa amanah kepengurusan tersebut akan dijadikan sebagai pijakan untuk memperkuat internal organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi PII di tengah pelajar. “Kami menyadari bahwa amanah ini bukan hal yang ringan. Karena itu, kami akan berusaha membangun kepengurusan yang solid, terbuka terhadap kolaborasi dan konsisten menjalankan kaderisasi agar PII Mempawah dapat terus tumbuh serta memberikan manfaat nyata bagi pelajar dan masyarakat,” kata Syakila.

Ia menambahkan, kepengurusan PD PII Mempawah akan berupaya menjadikan kaderisasi sebagai fondasi utama gerakan, sembari membuka ruang bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, kepemimpinan dan kepedulian sosial. Menurutnya, keberadaan PII harus mampu menjawab tantangan pelajar dengan pendekatan yang adaptif tanpa kehilangan nilai-nilai dasar perjuangan organisasi.

Pelantikan PD PII Mempawah Periode 2026–2027 sekaligus menjadi penegasan bahwa Pelajar Islam Indonesia sebagai salah satu organisasi pelajar tertua di Indonesia akan terus menjaga keberlangsungan kaderisasi dan memperkuat akar rumput. Di tengah berbagai dinamika internalisasi organisasi yang berlangsung secara nasional, termasuk di Kalimantan Barat, PII didorong untuk tetap tumbuh dengan mengedepankan konsolidasi, kedewasaan organisasi dan semangat perjuangan pelajar. Dari daerah, kaderisasi terus dirawat; dari akar rumput, gerakan terus dibangun agar PII tetap hidup, relevan dan mampu melahirkan generasi pelajar yang berdaya, berintegritas serta siap mengambil peran bagi bangsa.

Bagikan Berita