Tingkatkan Kompetensi Guru TK, PG PAUD FKIP UNTAN Gelar FGD Pemanfaatan Teknologi bagi ABK

dialektis.id – Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura (UNTAN), menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Seminar bertajuk “Pemanfaatan Teknologi dalam Optimalisasi Perkembangan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)”, Jumat (11/9/2026), di Kampus 2 FKIP UNTAN.

Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta dari kalangan pendidik TK di Pontianak dan sekitarnya ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan diskusi untuk memperkuat kompetensi guru dalam memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik anak berkebutuhan khusus.

Dalam kegiatan tersebut, dosen dan mahasiswa PG PAUD UNTAN membahas berbagai peluang pemanfaatan teknologi sebagai media pendukung pembelajaran, stimulasi perkembangan, serta pemberian layanan pendidikan yang lebih adaptif dan personal bagi ABK. Teknologi dinilai dapat menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan individual anak.

Namun, pemanfaatan teknologi tetap harus dilakukan secara bijak dengan mempertimbangkan tahap perkembangan anak, karakteristik kebutuhan khusus, keamanan, pendampingan orang dewasa, serta tujuan pedagogis yang ingin dicapai.

Kegiatan FGD dan seminar ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara PG PAUD FKIP UNTAN dan Pengurus Provinsi Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kalimantan Barat. Kolaborasi perguruan tinggi dan organisasi profesi tersebut diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi pendidik PAUD, khususnya dalam menghadapi tantangan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Ketua Program Studi PG PAUD, Dian Miranda, menyampaikan apresiasi atas partisipasi IGTKI Kalimantan Barat dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi yang terjalin dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya bagi anak berkebutuhan khusus di Kalimantan Barat.

Sementara itu, Ketua IGTKI Kalimantan Barat, Siti Salechah mengapresiasi kontribusi PG PAUD FKIP UNTAN dalam mendukung peningkatan kompetensi guru TK. Ia berharap kerja sama antara kedua pihak dapat terus dikembangkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, PG PAUD FKIP UNTAN dan IGTKI Kalimantan Barat menegaskan pentingnya kolaborasi, penguatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi secara tepat, dan pengembangan layanan pendidikan yang inklusif. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang dapat mengakomodasi keberagaman karakteristik dan kebutuhan setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus di Kalimantan Barat.

Bagikan Berita