dialektis.id – PONTIANAK. DPD Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kota Pontianak kembali menunjukkan komitmennya sebagai wadah aspirasi generasi muda melalui diskusi bertajuk “Anak Muda Maunya Apa?” yang menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, di Aming Coffee Podomoro Pontianak, Jumat (5/6). Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi anak muda untuk menyampaikan gagasan, harapan, dan solusi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah maupun nasional.
Melalui forum yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut, BM PAN Kota Pontianak menegaskan perannya sebagai jembatan antara generasi muda dengan para pengambil kebijakan. Tidak hanya menjadi ajang dialog, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai inspirasi mengenai peluang ekonomi masa depan yang dapat dimanfaatkan oleh kalangan muda, khususnya di Kalimantan Barat.
Dalam pemaparannya, Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan hilirisasi komoditas unggulan desa merupakan dua instrumen strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam yang dimiliki desa-desa di Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah tinggi yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Zulhas mencontohkan komoditas kelapa yang selama ini banyak dijual dalam bentuk mentah. Padahal, melalui hilirisasi, setiap bagian kelapa dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi tinggi seperti karbon aktif, bahan industri, hingga santan kelapa yang kini semakin diminati pasar global. Langkah tersebut dinilai mampu memperkuat daya saing daerah sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat di tingkat akar rumput.
DPD BM PAN Kota Pontianak menilai gagasan yang disampaikan Menko Pangan tersebut menjadi inspirasi penting bagi generasi muda untuk lebih berani terjun ke sektor usaha produktif berbasis potensi lokal. Dengan adanya jaminan pasar melalui Program MBG, para petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan usaha dan memperluas jaringan ekonomi daerah.
Kegiatan yang turut dihadiri sejumlah tokoh publik nasional ini menjadi bukti bahwa PAN dan BM PAN terus membuka ruang dialog bagi anak muda. Melalui semangat “Dengarkan, Sampaikan, Bersama Membangun Masa Depan”, BM PAN Kota Pontianak berharap semakin banyak generasi muda yang terlibat aktif dalam pembangunan, menghadirkan ide-ide inspiratif, serta menjadi bagian dari solusi untuk mewujudkan masa depan Kalimantan Barat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.













