Ketua PW PII Kalbar Bersama Zulhas Kobarkan Optimisme Pemuda Masa Depan

dialektis.id – PONTIANAK. Semangat perubahan dan optimisme generasi muda Kalimantan Barat kembali mengemuka dalam forum diskusi bertajuk “Anak Muda Maunya Apa?” yang menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, di Aming Coffee Podomoro Pontianak, Jumat (5/6). Kehadiran Ketua Umum Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Kalimantan Barat Periode 2025–2027, Wahyudi, menjadi simbol kuat keterlibatan pelajar dan pemuda dalam mengawal pembangunan daerah yang lebih progresif, inklusif, dan berkelanjutan.

Forum yang diinisiasi oleh DPW PAN Provinsi Kalimantan Barat tersebut berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Ratusan peserta dari berbagai latar belakang organisasi kepemudaan, mahasiswa, pelajar, serta komunitas masyarakat hadir untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah. Momentum ini menjadi ruang strategis yang mempertemukan gagasan generasi muda dengan arah kebijakan nasional demi menciptakan masa depan Kalimantan Barat yang lebih maju dan berdaya saing.

Dalam pemaparannya, Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Kakanda Zulhas menegaskan bahwa generasi muda harus menjadi aktor utama dalam pembangunan ekonomi nasional. Melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan hilirisasi komoditas unggulan desa, pemerintah membuka peluang besar bagi lahirnya wirausaha muda, inovator daerah, serta pencipta lapangan kerja baru yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dari tingkat desa hingga nasional.

Menurut Zulhas, komoditas lokal Kalimantan Barat memiliki potensi ekonomi yang sangat besar apabila dikelola melalui proses hilirisasi yang tepat. Produk-produk turunan dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan tidak hanya mampu meningkatkan nilai tambah, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas hingga ke tingkat internasional. Peluang tersebut dinilai sangat relevan bagi generasi muda yang memiliki kreativitas, kemampuan adaptasi teknologi, dan semangat kewirausahaan.

Ketua Umum PW PII Kalbar, Wahyudi, menyambut positif gagasan yang disampaikan Menko Pangan tersebut. Menurutnya, pelajar dan pemuda Kalimantan Barat tidak boleh hanya menjadi penonton dalam arus pembangunan, melainkan harus hadir sebagai penggerak perubahan yang mampu menciptakan solusi nyata bagi daerah. Ia menegaskan bahwa PII akan terus mendorong kader-kadernya agar aktif berkontribusi dalam bidang pendidikan, ekonomi, kepemimpinan, dan pemberdayaan masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Wahyudi serta sinergi yang terus dibangun bersama Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) di Jakarta, PW PII Kalbar berkomitmen memperkuat peran organisasi sebagai wadah kaderisasi, pengembangan kapasitas, dan penguatan karakter kepemimpinan generasi muda. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis yang bertujuan melahirkan pelajar muslim yang cerdas, kritis, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan gagasan yang konstruktif.

Pertemuan antara OKP Mahasiswa dan Zulkifli Hasan dalam forum tersebut menjadi pesan kuat bahwa masa depan Kalimantan Barat berada di tangan generasi muda yang berani bermimpi besar dan bekerja nyata. Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan elemen masyarakat, optimisme untuk mewujudkan Kalimantan Barat yang maju, mandiri, dan sejahtera semakin terbuka lebar. PW PII Kalbar pun menegaskan kesiapannya menjadi bagian penting dalam mencetak pemimpin masa depan yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah, bangsa, dan negara.

Bagikan Berita