Dari Menabung hingga Kenali Kebutuhan: KKN Sidomulyo Tanamkan Kebiasaan Finansial

Desa Sidomulyo — Menanamkan kebiasaan mengelola uang tidak harus dimulai dengan hal yang rumit. Melalui kegiatan bimbingan belajar bersama adik-adik Desa Sidomulyo, mahasiswa KKN menghadirkan edukasi keuangan yang dikemas secara sederhana, interaktif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026 tersebut merupakan bagian dari Program Sosial Kemasyarakatan Kelompok (MENABUNG) dengan tema “Smart Saving Money for Kids: Building Smart Financial Habits from an Early Age”. Dalam pelaksanaannya, program yang sebelumnya dirancang secara berkelompok kemudian dilanjutkan melalui kontribusi secara perorangan dalam kegiatan bimbingan belajar.

Salah satu mahasiswa yang turut berperan dalam kegiatan tersebut adalah Amira Zubdatin Najwa, yang menyampaikan materi mengenai pencatatan tabungan sederhana serta pendampingan praktik penggunaan celengan sebagai media menabung.

Mengenalkan Menabung dengan Cara yang Sederhana

Dalam penyampaian materi, Amira mengajak anak-anak memahami bahwa menabung bukan hanya tentang menyimpan uang, tetapi juga membiasakan diri untuk mengetahui dan mengelola uang yang dimiliki.

Anak-anak diperkenalkan dengan pertanyaan sederhana, “Kenapa harus dicatat?”. Melalui pencatatan, mereka diajak memahami bahwa mereka dapat mengetahui berapa uang yang sudah ditabung, melihat perkembangan jumlah tabungan, serta mengetahui apakah target tabungan yang telah dibuat sudah tercapai.

Agar lebih mudah diingat, materi kemudian dirangkum dalam tiga langkah sederhana:

Sisihkan: menyisihkan sebagian uang yang dimiliki untuk ditabung.

Simpan: menyimpan uang tersebut pada celengan sebagai tempat menabung.

Catat: mencatat jumlah uang yang telah ditabung agar perkembangannya dapat diketahui.

Pendekatan tersebut dirancang agar anak-anak tidak hanya memahami konsep menabung secara teori, tetapi juga dapat langsung mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Belajar Finansial Sambil Bermain

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan permainan interaktif mengenai kebutuhan dan keinginan. Anak-anak diminta membedakan berbagai barang yang telah disiapkan dengan cara menempelkannya pada media styrofoam yang tersedia di depan.

Permainan ini menjadi salah satu cara untuk mengenalkan konsep pengelolaan uang melalui situasi yang dekat dengan kehidupan anak-anak. Mereka diajak memahami bahwa tidak semua barang yang ingin dimiliki merupakan kebutuhan, sehingga penting untuk menentukan prioritas sebelum menggunakan uang.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aktivitas kreatif. Setiap anak mendapatkan celengan untuk diwarnai dan diberi nama masing-masing. Selain menjadi media untuk mempraktikkan kebiasaan menabung, aktivitas tersebut juga membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan dan personal bagi anak-anak.

Menutup Kegiatan dengan Momen Bersama

Sebagai penutup, anak-anak mendapatkan kesempatan untuk berfoto satu per satu menggunakan photo frame yang dibuat dari kardus bekas. Frame tersebut dihias menggunakan kertas hasil cetak dengan berbagai elemen dekoratif sehingga menjadi bagian dari kegiatan kreatif sekaligus dokumentasi kegiatan.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama mahasiswa KKN dan seluruh peserta bimbingan belajar.

Melalui kegiatan ini, edukasi mengenai keuangan sederhana diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi anak-anak Desa Sidomulyo untuk membangun kebiasaan finansial yang positif. Dengan membiasakan diri menyisihkan, menyimpan, dan mencatat uang sejak dini, anak-anak tidak hanya belajar tentang menabung, tetapi juga mulai mengenal pentingnya disiplin, menentukan prioritas, serta bertanggung jawab dalam mengelola uang.

Program “Smart Saving Money for Kids” menjadi bukti bahwa pendidikan finansial dapat diperkenalkan sejak usia dini dengan cara yang sederhana, menyenangkan, dan sesuai dengan dunia anak-anak.

Penulis: Amira Zubdatin Najwa Tim KKN II Universitas Diponegoro Desa Sidomulyo

Bagikan Berita