Tim KKN UNDIP Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas kepada Siswa SDN 01 Krandon

Krandon — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan program sosial kemasyarakatan berupa edukasi mengenai “Bahaya Pergaulan Bebas” kepada siswa kelas 5 dan 6 SDN 01 Krandon. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai pentingnya membangun pergaulan yang sehat, mengenali pengaruh negatif, serta memiliki kemampuan untuk menjaga diri dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan edukasi ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas bidang antara mahasiswa Psikologi dan Hukum. Saffanah Zulfa Fadhilah, mahasiswa Psikologi UNDIP, menyampaikan materi dari perspektif psikologi, sedangkan Steven Yuzinda Putra, mahasiswa Hukum UNDIP, memberikan materi dari perspektif hukum. Kolaborasi kedua bidang tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh kepada siswa mengenai pergaulan sehat, baik dari sisi perkembangan psikologis maupun konsekuensi yang berkaitan dengan aturan dan hukum.

Dalam penyampaian materi psikologi, siswa diajak memahami bahwa lingkungan pertemanan dapat memberikan pengaruh terhadap cara berpikir, bersikap, serta mengambil keputusan. Siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilih teman yang memberikan pengaruh positif, mengenali ajakan atau perilaku yang dapat membawa dampak negatif, serta berani mengatakan “tidak” ketika mendapatkan ajakan yang tidak sesuai.

Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menghargai diri sendiri dan orang lain. Mereka diarahkan untuk memahami bahwa ketika menghadapi situasi yang membuat tidak nyaman, siswa dapat mencari bantuan dan menceritakan permasalahan kepada orang dewasa yang dipercaya, seperti orang tua, guru, atau pihak lain yang dapat memberikan bantuan.

Sementara itu, materi dari perspektif hukum yang disampaikan oleh Steven Yuzinda Putra memperkenalkan siswa pada pemahaman mengenai aturan dan konsekuensi dari perilaku tertentu. Materi hukum disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan disesuaikan dengan usia siswa agar lebih mudah dipahami. Melalui materi tersebut, siswa diharapkan dapat memahami pentingnya menaati aturan serta mempertimbangkan konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan.

Agar kegiatan tidak hanya berupa penyampaian materi, edukasi dilakukan secara interaktif melalui pertanyaan, diskusi, dan aktivitas bersama siswa. Salah satu kegiatan interaktif yang dilakukan adalah pembuatan komitmen pergaulan sehat. Siswa diajak untuk membuat perjanjian atau komitmen pribadi untuk menjaga diri dan tidak terlibat dalam perilaku pergaulan yang tidak sehat. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga diajak untuk merefleksikan materi yang telah diberikan dan menyatakan komitmen untuk menerapkan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.

Tim KKN juga menggunakan poster edukatif sebagai media pendukung yang memuat pesan-pesan mengenai pergaulan sehat, seperti memilih teman yang baik, berani menolak ajakan negatif, menghargai diri sendiri dan orang lain, serta mencari bantuan ketika menghadapi situasi yang tidak nyaman.

Pada akhir kegiatan, dilakukan evaluasi sederhana untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi yang telah diberikan. Evaluasi tersebut juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengingat kembali poin-poin penting yang telah disampaikan. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan, siswa menunjukkan antusiasme dan dapat mengikuti seluruh rangkaian edukasi dengan baik, termasuk berpartisipasi dalam sesi interaktif dan membuat komitmen pergaulan sehat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNDIP berharap siswa kelas 5 dan 6 SDN 01 Krandon dapat memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan sederhana untuk membangun pergaulan yang sehat, mengenali pengaruh negatif, berani menolak ajakan yang tidak sesuai, serta mengambil keputusan yang lebih bijak dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Program edukasi ini menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi mahasiswa lintas disiplin dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain memberikan pengetahuan, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung serta turut mendukung terciptanya lingkungan yang aman, positif, dan ramah bagi anak-anak di Desa Krandon.

Reportase: Saffanah Zulfa Fadhilah, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. 

Bagikan Berita