dialektis.id – PONTIANAK. Komunitas Perkumpulan Distrik Muda kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan kapasitas generasi muda Kalimantan Barat melalui kegiatan Konsolidasi dan Pemetaan Kerja yang dilaksanakan pada Sabtu (20/06/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, serta menyusun arah gerak organisasi dalam menghadapi berbagai program kepemudaan ke depan.
Pertemuan yang dihadiri oleh jajaran pengurus dan tim baru Distrik Muda berlangsung dalam suasana hangat namun produktif. Melalui Bidang Project Officer, forum tersebut membahas berbagai agenda strategis mulai dari rancangan kerja organisasi, pemetaan stakeholder potensial, pembagian tugas dan peran, hingga penguatan solidaritas tim melalui sesi bonding dan diskusi santai.
Sebagai organisasi yang bergerak dalam pengembangan kepemudaan, Distrik Muda selama ini dikenal sebagai mitra pendukung Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat. Fokus utamanya adalah mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kalimantan Barat melalui berbagai program kolaboratif, penguatan kapasitas, dan perluasan akses bagi generasi muda.
Komunitas Perkumpulan Distrik Muda didirikan pada tahun 2025 oleh para alumni purna program Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Sudah berdiri hampir 1 tahun lebih, komunitas berbentuk perkumpulan ini telah memiliki legalitas resmi dan berkomitmen menjadi wadah kolaborasi yang menghadirkan manfaat nyata bagi pemuda dan pemudi di Kalimantan Barat melalui pembangunan jejaring, peningkatan kompetensi, dan penguatan kepemimpinan.
Dalam perjalanan, Komunitas Perkumpulan Distrik Muda mendapat dukungan dari sejumlah tokoh yang menjadi pembina, di antaranya Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si selaku Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Barat, Dr. Hj. Sri Ismawati, S.H., M.Hum selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura, Rahmad Yuda Putra selaku Pembina Mata Garuda LPDP Kalbar sekaligus Kepala SMP Negeri 2 Pontianak, serta Sumarni, S.STP selaku Kepala Bidang Sertifikasi Kompetensi dan Pengelolaan Kelembagaan BPSDM Provinsi Kalimantan Barat.
Inisiator berdirinya Distrik Muda, Jamaludin, SH., CPLA bersama para founder lainnya yakni Nana Selviana, SH., MH, Alima Diennur Yahya, SH., dan M. Taqiy Athallah menyampaikan bahwa lahirnya organisasi ini berangkat dari keprihatinan sekaligus optimisme terhadap potensi besar generasi muda Kalimantan Barat.
Menurut mereka, banyak anak muda Kalbar memiliki kemampuan dan kualitas yang tidak kalah dengan daerah lain. Namun, akses terhadap peluang, lingkungan yang mendukung, jejaring yang luas, serta keberanian untuk memulai sering kali menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
Karena itu, Distrik Muda hadir sebagai ruang kolaborasi yang tidak hanya mendorong peningkatan kapasitas individu, tetapi juga membangun ekosistem yang memungkinkan anak muda saling bertumbuh, saling mendukung, dan memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk berkembang.
Kegiatan konsolidasi kali ini juga menjadi ajang perkenalan bagi sejumlah volunteer baru yang bergabung dalam keluarga besar Distrik Muda. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan hingga akhir forum, ditandai dengan aktifnya diskusi dan munculnya berbagai gagasan yang konstruktif untuk mendukung program-program organisasi di masa mendatang.
Salah satu relawan baru Bidang Project Officer, Yunita Hoei Swan yang akrab dipanggil Swan, mengaku senang dapat bergabung bersama Distrik Muda. Menurutnya, komunitas tersebut menjadi wadah yang tepat bagi anak muda untuk belajar, berkembang, dan membangun relasi yang positif. Pengalaman mengikuti kegiatan Distrik Muda sebelumnya membuat dirinya semakin yakin untuk terlibat lebih jauh dalam berbagai program yang dijalankan.
Swan juga berharap kekompakan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan sebagai modal utama dalam mencapai tujuan bersama. Ia meyakini bahwa melalui kolaborasi, semangat kekeluargaan, dan kemauan untuk terus belajar, Distrik Muda dapat menjadi ruang tumbuh yang mampu melahirkan lebih banyak pemuda Kalimantan Barat yang berdaya saing, berjejaring luas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi daerah maupun bangsa.













