dialektis.id – PONTIANAK. Komitmen membangun kader yang tidak hanya tangguh dalam berpolitik, tetapi juga mandiri secara ekonomi terus diperkuat Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Barat. Melalui kegiatan Pendidikan Politik dan Pembekalan Anggota dalam Seminar Bisnis Nasional yang digelar di Ballroom Hotel 95 Pontianak, Sabtu (4/7/2026), PKS menghadirkan ruang pembelajaran yang memadukan penguatan wawasan kebangsaan dengan pengembangan kapasitas kewirausahaan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Bomkraf DPW PKS Kalbar, Ami Muharsa yang menegaskan bahwa kekuatan ekonomi merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun peradaban dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, lahirnya pelaku usaha yang sukses akan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, memperkuat ekonomi umat, sekaligus menjadi motor penggerak berbagai aktivitas sosial dan kemanusiaan. Ia pun mengajak seluruh peserta menjadikan seminar tersebut sebagai momentum untuk memperluas jejaring, menambah wawasan, serta menumbuhkan semangat berwirausaha yang berdampak.
Semangat itu kemudian diperkuat oleh Ketua DPW PKS Kalbar, H. Sabirin saat secara resmi membuka kegiatan. Ia menekankan bahwa pendidikan politik tidak cukup hanya membentuk kader yang memahami dinamika demokrasi, tetapi juga harus melahirkan pribadi yang berintegritas, mandiri, dan memiliki kemampuan ekonomi yang kuat. Menurutnya, perpaduan antara kapasitas kepemimpinan dan kemandirian ekonomi akan melahirkan kader yang lebih siap mengabdi serta memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Sabirin juga mengingatkan bahwa perjuangan politik membutuhkan karakter yang kokoh dan kemandirian yang terbangun dari kerja keras serta profesionalisme. Karena itu, pengembangan dunia usaha dinilai menjadi salah satu strategi penting agar kader mampu menjaga independensi, memperluas manfaat, serta terus menghadirkan kontribusi positif bagi bangsa tanpa kehilangan nilai-nilai pengabdian yang menjadi ruh perjuangan.
Memasuki sesi inti, peserta mendapatkan materi Seminar Bisnis Nasional yang disampaikan Ketua Demokraf DPP PKS, H. Acep Lulu Idin Dalam pemaparannya, ia mengulas berbagai strategi membangun usaha yang adaptif, pentingnya membentuk pola pikir kewirausahaan, hingga membaca peluang ekonomi di tengah perubahan zaman. Materi yang disampaikan berlangsung dinamis dan mendapat respons positif dari peserta karena menghadirkan berbagai pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usaha maupun aktivitas organisasi.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi diskusi berlangsung. Berbagai pertanyaan, pengalaman, dan gagasan disampaikan oleh peserta dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Interaksi tersebut menciptakan suasana belajar yang aktif sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antaranggota dalam membangun ekosistem bisnis yang saling mendukung dan berkelanjutan.
Setelah sesi seminar selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian motivasi oleh H. AlifuddinAnggota DPR RI. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat kompetensi, serta menjadikan politik dan ekonomi sebagai dua instrumen yang saling melengkapi dalam menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, kader yang mampu beradaptasi terhadap perubahan akan memiliki peluang lebih besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Melalui penyelenggaraan Pendidikan Politik dan Seminar Bisnis Nasional ini, DPW PKS Kalimantan Barat menegaskan komitmennya dalam mencetak kader yang berintegritas, berdaya saing, serta memiliki keseimbangan antara kecakapan kepemimpinan, pemahaman politik, dan kemandirian ekonomi. Diharapkan, sinergi ketiga aspek tersebut mampu melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya siap menghadapi dinamika zaman, tetapi juga menjadi penggerak perubahan yang menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia.













